SAYA BELAJAR UNTUK MEMAHAMI
Saya belajar
Untuk mengerti Bahwa..
saya tidak dapat memaksa orang lain untuk mencintai saya..
Saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang saya cintai.
Saya belajar
Untuk mengerti Bahwa..
Tidak ada yang instant atau serba cepat didunia ini ..
Semua membutuhkan proses dan pertumbuhan..
Saya belajar
Untuk mengerti Bahwa..
Dua manusia dapat melihat satu benda yang sama..
Tapi bisa jadi memiliki dua sudut pandang yang berbeda..
Saya belajar
Untuk mengerti Bahwa..
Saya harus memilih apakah menguasai sikap dan emosi..
Ataukah sikap dan emosi itu yang akan menguasai saya..
Saya belajar
Untuk mengerti Bahwa..
Sebaik-baiknya pasangan itu..
Mereka pasti pernah berbuat khilaf...
Dan untuk itu saya harus memaafkannya..
Saya belajar
Untuk mengerti Bahwa..
Saya harus bisa memaafkan diri sendiri dan orang lain
Jika tidak ingin dikuasai oleh perasaan bersalah terus menerus..
Saya belajar
Untuk mengerti Bahwa..
Saya punya hak untuk marah..
Tapi itu bukan berarti Saya harus benci dan berlaku bengis pada orang lain..
Saya belajar
Untuk mengerti Bahwa..
Butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun kepercayaan..
Dan hanya beberapa detik saja untuk menghancurkannya..
Saya belajar
Untuk Mengerti Bahwa..
Lingkungan dapat mempengaruhi kepribadian saya..
Namun saya harus bisa lebih bertanggung jawab
Untuk apa yang telah saya lakukan..
Saya belajar
Untuk mengerti Bahwa..
Sahabat terbaik selalu ada bersama saya
Untuk dapat melakukan banyak hal..
Dan kami selalu selalu mempunyai waktu terbaik untuk berbagi rasa .
Before you act, listen. Before you react, think. Before you spend, earn. Before you criticize, wait. Before you pray, forgive. Before you quit, try. -Ernest Hemingway-
Sabtu, 14 Mei 2016
Minggu, 08 Mei 2016
Berjuanglah Dengan Penuh Kesungguhan...
BERJUANGLAH DENGAN PENUH KESUNGGUHAN,
AGAR CINTAMU BERAKHIR DI PELAMINAN
Jika ditolak sekali, Itu bukan salahmu.
Jika ditolak sepuluh kali, Masih ada kesempatan kesebelasnya.
Jika di tolak sembilan puluh sembilan kali,
Maka masih ada kesempata yang ke seratusnya.
Teruslah berjuang karena berjuang dalam kebaikkan
takkan mengurangi harga dirimu sebagai pria,
Teruslah berjuang karena banyak wanita yang menyukai
perjuangan seorang pria menghadapi walinya.
Namun… Jika ke seratus satu kali kau tetap ditolak,
cobalah untuk membeli cermin.
Lalu, tanya pada sosok di dalam cermin itu,
Apa kekurangan yang mesti kuperbaiki?
Meski wanita menyukai suatu perjuangan,
adakalanya wanita jauh lebih menyukai suatu kesungguhan.
Maka, bersungguh-sungguhlah dalam memperjuangkan cinta
Luruskan niat dan jangan biarkan
semua perbaikanmu diniatkan hanya agar dapat perhatian wanita.
So, sekali lagi…
beli cermin sekarang juga!
Berbenah diri dan terus menjadi yang terbaik dari masa ke masa
Hingga akhirnya kau dan tulang rusukmu dapat bersatu dalam ikatan suci penuh kelezatan cinta
Melebur perbedaan menjadi serasi pun serasa :)
Setuju ?
Ternyata Bersyukur Itu......
TERNYATA BERSYUKUR ITU.....
Aku melihat hidup orang lain begitu nikmat,
Ternyata ia hanya menutupi kekurangannya tanpa berkeluh kesah.
Aku melihat hidup teman-temanku tak ada duka dan kepedihan,
Ternyata ia hanya pandai menutupi dengan mensyukuri.
Aku melihat hidup saudaraku tenang tanpa ujian,
Ternyata ia begitu menikmati badai hujan dlm kehidupannya.
Aku melihat hidup sahabatku begitu sempurna,
Ternyata ia hanya berbahagia menjadi apa adanya.
Aku melihat hidup tetanggaku sangat beruntung,
Ternyata ia selalu tunduk pada Allah untuk bergantung.
Setiap hari aku belajar memahami dan mengamati setiap hidup orang yang aku temui.. Ternyata aku yang kurang mensyukuri nikmat-Mu..
Bahwa di belahan dunia lain masih ada yang belum seberuntung yang aku miliki saat ini. Dan satu hal yang aku ketahui,
bahwa Allah tak pernah mengurangi ketetapan-Nya.
Hanya aku-lah yang masih saja mengkufuri nikmat suratan takdir Ilahi.
Maka aku merasa tidak perlu iri hati dengan rezeki orang lain.
Mungkin aku tak tahu dimana rezekiku.
Tapi rezekiku tahu dimana diriku berada.
Dari lautan biru, bumi dan gunung,
Allah telah memerintahkannya menuju kepadaku.
Allah menjamin rezekiku, sejak 4 bulan 10 hari aku dalam kandungan ibuku.
Amatlah keliru bila bertawakkal rezeki dimaknai dari hasil bekerja.
Karena bekerja adalah ibadah, sedang rezeki itu urusan-Nya..
Melalaikan kebenaran demi menghawatirkan apa yang dijamin-Nya,
adalah kekeliruan berganda..
Manusia membanting tulang, demi angka simpanan gaji,
yang mungkin esok akan ditinggal mati.
Mereka lupa bahwa hakekat rezeki bukan apa yang tertulis dalam angka,
tapi apa yang telah dinikmatinya.
Rezeki tak selalu terletak pada pekerjaan kita,
Allah menaruh sekehendak-Nya.
Diulang bolak balik 7X Shafa dan Marwa,
tapi air Zam-zam justru muncul dari kaki sang bayi, Ismail A.S.
Ikhtiar itu perbuatan.
Rezeki itu kejutan.
Dan yang tidak boleh dilupakan,
tiap hakekat rezeki akan ditanya kelak…
Darimana dan digunakan untuk apa
Karena rezeki hanyalah hak pakai, bukan hak milik..
Halalnya saja dihisab..
dan haramnya diadzab.
Maka, aku tidak boleh merasa iri pada rezeki orang lain.
Bila aku iri pada rezeki orang,
sudah seharusnya juga iri pada takdir kematiannya.
Langganan:
Postingan (Atom)


