Before you act, listen. Before you react, think. Before you spend, earn. Before you criticize, wait. Before you pray, forgive. Before you quit, try. -Ernest Hemingway-
Minggu, 18 Oktober 2015
Everything's gonna be okay
Kamis, 01 Oktober 2015
Perjalanan Hidup Manusia
Untuk menyadari betapa hidup ini hanyalah suatu yang sangat sementara. Cobalah renungkan fakta sederhana ini.
Sebelum anda lahir, anda belum ada di dunia. Anda mulai ada sejak kelahiran anda. Sebagai seorang bayi, anda ditimang dan dipeluk oleh orang tua anda. Anda akan mulai besar, mulai belajar duduk, merangkak, berdiri, dan berjalan. Lalu anda akan mulai disibukkan dengan kegiatan sekolah. Kemudian dengan pekerjaan anda. Saat anda dewasa banyak hal telah berubah total. Saat saat anda dipeluk dan ditimang oleh orangtua anda habya tinggal kenangan. Saat-saat anda bermain riang gembira dengan saudara dan teman anda ketika masih kecil juga tinggal kenangan.
Waktu berjalan terus. Usia anda akan semakin lanjut, dan banyak dari anda yang kehilangan orang tua dan orang-orang yg anda kasihi.
Anda akan semakin dimakan oleh usia anda. Anak-anak anda yang telah dewasa akan mulai bersekolah di tempat yang jauh atau berkeluarga dan tinggal jauh dari anda.
Suatu saat nanti, tapi pasti, anda akan meninggal. Anda sebagai manusia tidak lagi dibumi ini. Anda hanya tinggal sebagai kenangan saja.
Jadi, memang setiap manusia sedang menempuh perjalanan hidupnya. Sebuah perjalanan yg sementara. Sebuah perjalanan yg pasti berakhir. Karena tidak sepenuhnya apa yang terjadi sesuai dengan keinginan manusia. Tidak hanya masalah keberhasilan, masalah kesehatan dan hidup mati pun manusia tidak dapat menentukan.